GREEN JAKARTA APARTMENT
Project Type : Apartment
Architect : Mario Andreti ST
Client/Owner : -
Location : Jakarta, Indonesia
Status : Concept Design
Expected Completition : -
Desain apartemen ini adalah hasil rancangan saya untuk tugas studio di kampus. Lokasi berada di dekat Cilandak Town Square, Jakarta. Bentuk site pun unik, karena berbentuk seperti kantung. Dengan entrance yang tidak terlalu besar dan luas pada area belakang.
Design of the apartments is the result of the design task for me in the studio campus. Location is located near Cilandak Town Square, Jakarta. The form of any unique site, as shaped like a pouch. With the entrance that is not too large and broad background in the area.
Program yang disyaratkan dari TOR yang diberikan antara lain :
-48 unit apartemen, 44 unit apartemen meliputi studio, one bedroom, two bedroom, serta 4 unit penthouse
- Kafe dan restoran
- Unit-unit kios komersial
- parkir yang memadai
- Ruang-ruang apartemen dirancnag menggunakan AC,sementra ruang-ruang publik diahrapkan dapat meminimalisasi penggunaan AC. Bangunan ini diharapkan dapat menjadi bangunan apartemen yang bersahabat dengan lingkungan.
Project Type : Apartment
Architect : Mario Andreti ST
Client/Owner : -
Location : Jakarta, Indonesia
Status : Concept Design
Expected Completition : -
Desain apartemen ini adalah hasil rancangan saya untuk tugas studio di kampus. Lokasi berada di dekat Cilandak Town Square, Jakarta. Bentuk site pun unik, karena berbentuk seperti kantung. Dengan entrance yang tidak terlalu besar dan luas pada area belakang.
Design of the apartments is the result of the design task for me in the studio campus. Location is located near Cilandak Town Square, Jakarta. The form of any unique site, as shaped like a pouch. With the entrance that is not too large and broad background in the area.
Program yang disyaratkan dari TOR yang diberikan antara lain :
-48 unit apartemen, 44 unit apartemen meliputi studio, one bedroom, two bedroom, serta 4 unit penthouse
- Kafe dan restoran
- Unit-unit kios komersial
- parkir yang memadai
- Ruang-ruang apartemen dirancnag menggunakan AC,sementra ruang-ruang publik diahrapkan dapat meminimalisasi penggunaan AC. Bangunan ini diharapkan dapat menjadi bangunan apartemen yang bersahabat dengan lingkungan.
Required Program of TOR is given, among others:
- 48 apartment units, which include 44 units of studio apartments to 2 bedroom and penthouse units 4
- Cafes and restaurants
- Units to commercial kiosks
- Rooms with
- Parking is adequate
- Meeting-room apartment is designed using the AC, while public spaces are expected to minimize the use of AC. The building is expected to become an apartment building in a friendly environment with


Karena Entrance yang tidak terlalu lebar, saya membaginya menjadi 3 zona. Yaitu: zona pedestrian yang saya tujukan untuk para tamu yang menggunakan kendaraan umum lalu masuk menuju ke dalam dengan berjalan kaki, zona kedua dan ketiga adalah keluar dan masuk kendaraan bagi yang menggunakan kendaraan pribadi atau taksi yang bisa mengantarkan samapi ke area drop off. Jalan pedestrian yang cukup panjang hingga menuju bangunan utama di belakang, sehingga saya memfasilitasi dengan jalur pedestrian yang nyaman, terlindung dari sengatan matahari serta air hujan, dengan peletakkan kanopi sepanjang jalur pedestrian.
Entrance because that is not too wide, I share them in 3 zone. Namely: the pedestrian zone I go for the guests who use the public to go in on foot, the second and third zone is the entrance and exit for vehicles that use a taxi or private vehicle that can deliver samapi area to drop off. Pedestrian road long enough to go to the main building at the back, so I facilitate pedestrian path with a comfortable, protected from sun and rain water, with canopy along pedestrian.
Lahan ini tidak terlalu besar untuk target unit apartemen yang mencapai 44 unit, sehingga untuk mengakomodasi kebutuhan parkir, saya membuatnya menjadi dua zona. Zona pertama yaitu untuk tamu yaitu pada ground floor. Sehingga lantai 1 berfungsi sebagai area parkir tamu serta sebagai area publik yang bisa diakses oleh umum. Lalu untuk penghuni apartemen saya buatkan 4 lantai basement untuk menampung kebutuhan area parkir dari para penghuni.
Lantai 2 berfungsi sebagai lobby dan peletakkan beberapa fasilitas bagi para penghuni, yaitu cafe, mini market, ruang karyawan, serta ruang pengelola. Lalu lantai 3 hingga 13 berfungsi sebagai unit apartemen yang terdiri dari beberapa unit Studio, One bedroom, dan Two bedroom. Sedangkan pada lantai 14 berfungsi sebagai Penthouse. Tiap unit memiliki balkon sebagai pengganti teras. Dimana menurut saya sudah menjadi kebiasaan orang Indonesia butuh teras pada tempat tinggalnya. Sementara pada beberapa lantai ada area-area yang saya dedikasikan untuk area hijau dan bisa ditanam vegetasi besar,yaitu pada lantai 2, lantai 7, dan penthouse.
Floors 2 functions as a lobby and placed some of the facilities, the cafe, mini market, staff room, and space management. Then the floor 3 to function as a unit of 13 apartments consisting of several units of Studio, One bedroom and Two bedroom. While working on the floor 14 as Penthouse. Each unit has a balcony as a terrace. Where I have a habit of Indonesians take place on the terrace residence. While on the floor there are some areas that I created for green areas and vegetation can be planted high, namely on the floor 2, floor 7, and the penthouse.
Konsep desain utama yang coba saya tawarkan dari desain apartemen ini adalah menciptakan bangunan apartemen yang low cost consumption (hemat konsumsi energi) dan bisa ikut berperan aktif menjaga iklim mikro dari area ini dengan menambah jumlah vegetasi (penghijauan) pada bangunan ini. Dimana Jakarta sebagai kota metropolitan yang sudah mulai tidak terkontrol semakin hari semakin berkurang area hijau yang dimiliki. Sehingga upaya yang saya lakukan adalah mencoba mengganti vegetasi yang hilang pada tanah kita yang bersifat horizontal dengan menghadirkannya secara vertikal mengikuti ketinggian bangunan.
The main design concept I try to offer the design of this apartment is the apartment building to create a low cost consumption (consumption of energy sparing) can participate and play an active role to keep micro climate of this area by adding the amount of vegetation (greenary) in the building. Where is Jakarta as a metropolitan city that is controlled does not start the day reduced the area of the green. So that the efforts that I have to do is try to replace vegetation lost on the ground that we are plant horizontal with the vertical plant height of the building.
Upaya untuk menghemat konsumsi energi pada bangunan ini antara lain, penggunaan sun-shading pada sekitar jendela, pemaksimalan pemanfaatan cahaya alami pada ruang dalam bangunan, serta mengarahkan secara tepat orientasi masa bangunan sehingga radiasi panas matahari tidak terlalu besar masuk ke dalam, yang akan menyebabkan meningkatkan beban tenaga AC untuk pengkondisian udara dalam menciptakan kenyamanan thermal.
Efforts to save energy consumption in this building, among others, the use of sun-shading on the windows, maximize utilization of natural light in the room in the building, and directing the exact orientation of the building so that the hot sun radiation is not too big to go in, which causes the increase AC power to the load pengkondisian in the air to create thermal comfort.
- 48 apartment units, which include 44 units of studio apartments to 2 bedroom and penthouse units 4
- Cafes and restaurants
- Units to commercial kiosks
- Rooms with
- Parking is adequate
- Meeting-room apartment is designed using the AC, while public spaces are expected to minimize the use of AC. The building is expected to become an apartment building in a friendly environment with


Karena Entrance yang tidak terlalu lebar, saya membaginya menjadi 3 zona. Yaitu: zona pedestrian yang saya tujukan untuk para tamu yang menggunakan kendaraan umum lalu masuk menuju ke dalam dengan berjalan kaki, zona kedua dan ketiga adalah keluar dan masuk kendaraan bagi yang menggunakan kendaraan pribadi atau taksi yang bisa mengantarkan samapi ke area drop off. Jalan pedestrian yang cukup panjang hingga menuju bangunan utama di belakang, sehingga saya memfasilitasi dengan jalur pedestrian yang nyaman, terlindung dari sengatan matahari serta air hujan, dengan peletakkan kanopi sepanjang jalur pedestrian.
Entrance because that is not too wide, I share them in 3 zone. Namely: the pedestrian zone I go for the guests who use the public to go in on foot, the second and third zone is the entrance and exit for vehicles that use a taxi or private vehicle that can deliver samapi area to drop off. Pedestrian road long enough to go to the main building at the back, so I facilitate pedestrian path with a comfortable, protected from sun and rain water, with canopy along pedestrian.
Lahan ini tidak terlalu besar untuk target unit apartemen yang mencapai 44 unit, sehingga untuk mengakomodasi kebutuhan parkir, saya membuatnya menjadi dua zona. Zona pertama yaitu untuk tamu yaitu pada ground floor. Sehingga lantai 1 berfungsi sebagai area parkir tamu serta sebagai area publik yang bisa diakses oleh umum. Lalu untuk penghuni apartemen saya buatkan 4 lantai basement untuk menampung kebutuhan area parkir dari para penghuni.
Land is not too large for the target unit apartment reached 44 units, so that to accommodate the parking needs, I make it into two zones. Zone for the first guests on the ground floor. Floor so that 1 functions as a parking area for guests and a public area accessible to the public. Then to the apartment I make 4 basement floors to accommodate the needs of the area of the park.
Lantai 2 berfungsi sebagai lobby dan peletakkan beberapa fasilitas bagi para penghuni, yaitu cafe, mini market, ruang karyawan, serta ruang pengelola. Lalu lantai 3 hingga 13 berfungsi sebagai unit apartemen yang terdiri dari beberapa unit Studio, One bedroom, dan Two bedroom. Sedangkan pada lantai 14 berfungsi sebagai Penthouse. Tiap unit memiliki balkon sebagai pengganti teras. Dimana menurut saya sudah menjadi kebiasaan orang Indonesia butuh teras pada tempat tinggalnya. Sementara pada beberapa lantai ada area-area yang saya dedikasikan untuk area hijau dan bisa ditanam vegetasi besar,yaitu pada lantai 2, lantai 7, dan penthouse.
Floors 2 functions as a lobby and placed some of the facilities, the cafe, mini market, staff room, and space management. Then the floor 3 to function as a unit of 13 apartments consisting of several units of Studio, One bedroom and Two bedroom. While working on the floor 14 as Penthouse. Each unit has a balcony as a terrace. Where I have a habit of Indonesians take place on the terrace residence. While on the floor there are some areas that I created for green areas and vegetation can be planted high, namely on the floor 2, floor 7, and the penthouse.
Konsep desain utama yang coba saya tawarkan dari desain apartemen ini adalah menciptakan bangunan apartemen yang low cost consumption (hemat konsumsi energi) dan bisa ikut berperan aktif menjaga iklim mikro dari area ini dengan menambah jumlah vegetasi (penghijauan) pada bangunan ini. Dimana Jakarta sebagai kota metropolitan yang sudah mulai tidak terkontrol semakin hari semakin berkurang area hijau yang dimiliki. Sehingga upaya yang saya lakukan adalah mencoba mengganti vegetasi yang hilang pada tanah kita yang bersifat horizontal dengan menghadirkannya secara vertikal mengikuti ketinggian bangunan.
The main design concept I try to offer the design of this apartment is the apartment building to create a low cost consumption (consumption of energy sparing) can participate and play an active role to keep micro climate of this area by adding the amount of vegetation (greenary) in the building. Where is Jakarta as a metropolitan city that is controlled does not start the day reduced the area of the green. So that the efforts that I have to do is try to replace vegetation lost on the ground that we are plant horizontal with the vertical plant height of the building.
Upaya untuk menghemat konsumsi energi pada bangunan ini antara lain, penggunaan sun-shading pada sekitar jendela, pemaksimalan pemanfaatan cahaya alami pada ruang dalam bangunan, serta mengarahkan secara tepat orientasi masa bangunan sehingga radiasi panas matahari tidak terlalu besar masuk ke dalam, yang akan menyebabkan meningkatkan beban tenaga AC untuk pengkondisian udara dalam menciptakan kenyamanan thermal.
Efforts to save energy consumption in this building, among others, the use of sun-shading on the windows, maximize utilization of natural light in the room in the building, and directing the exact orientation of the building so that the hot sun radiation is not too big to go in, which causes the increase AC power to the load pengkondisian in the air to create thermal comfort.
TETAP FOKUS, KONSISTEN, DAN SUKSES SELALU
Stay focused, consistent, and always successful.
Stay focused, consistent, and always successful.














7 comments:
very sustainable......
is it really yours?
well done... a very explainable apartment design
sangat bagus desainnya...
hanya masukan saya adalah translate yang ada di bawah tiap paragraf. Mungkin anda menggunakan fasilitas google translate dan langsung mengcopy-paste terjemahannya tanpa diperhatikan susunan bahasanya. Saya lihat, bahasa Inggrisnya tidak teratur dan terkesan tidak profesional. Saran saya, jangan menggunakan google translate karena keakuratan unuk menerjemahkan tiap kalimat masih kurang baik.
sukses selalu!
refresi tgs skbg3 -apartment
makasih
Terima kasih untuk comentnya. Mungkin memang benar beberapa translate dari google translate masih byk harus dibenahi.
@Melvina
Semoga bermnafaat.
Terima kasih dan sukses selalu unutk semua.
I had been arguing with my close friend on this issue for quite a while, base on your ideas prove that I am right, let me show him your webpage then I am sure it must make him buy me a drink, lol, thanks.
- Kris
wah sudah banyak hasil karyanya ya. salam kenal saya lulusan extensi arsitek UGM. angkatannya ga jauh dari mas mario.
Post a Comment